Sunday, January 29, 2012

Pemeriksaan SGOT dan SGPT untuk diagnosa Hepatitis

      


Penyakit Hepatitis A, B dan C

Penyakit hepatitis adalah sebuah penyakit yang menyerang hati. Kebanyakan orang indonesia menggunakan ejaan bahasa penyakit kuning. Ini tidak mengherankan sebab gejala hepatitis adalah timbulnya warna kuning pada kulit, kuku dan bagian putih bola mata.
Penyakit hepatitis terjadi akibat pada peradangan organ hati (lever). Penyebab penyakit yang utama adalah virus hepatitis. Ada beranekaragam virus hepatitis yaitu A,B,C. Itulah kenapa mungkin kamu sering mendengar hepatitis A, hepatitis B, hepatitis C.
Pada awal gejala penyakit hepatitis, mungkin si penderita tidak merasakan sesuaTU, paling hanya gejala umum seperti muntah, mual, gemar tidur atau tidak nafsu makan plus tubuh tidak berstamina. Walau begitu gejala hepatitis diatas juga dapat disertai dengan demam.
Sedangkan gejala penyakit hepatitis yang mudah dilihat dari fisik adalah urine berwarna gelap, perut bagian atas membesar, penurunan berat badan, feses berwarna putih dan seperti gejala hepatitis yang sudah disebutkan diatas : kuku berwarna kuning, kulit berwarna kuning, dan putih mata menjadi kuning.
Pencegahan penyakit hepatitis adalah dengan cara pemberian imunisasi untuk hepatitis A dan Hepatitis B sejak usia dua tahun sudah cukup untuk mencegah terserangnya penyakit hepatitis. Kamu juga harus melakukan pola makan yang sehat, olahraga yang teratur
Jenis pemeriksaan laboratorium untuk diagnosa hepatitis :
1)    SGOT
Prinsip : aminotransferasi ( AST ) mengkatalis transaminasi dari L aspartate dan a - kataglutarate membentuk L – glutamate dan oxaloacetate. Oxaloacetate direduksi menjadi malate oleh enzym malate oleh enzym malate dehydrogenase ( MDH ) dan niconamide adenine dinucleotide ( NADH ) teroksidasi menjadi NAD. Banyaknya NADH yang teroksidasi, berbanding langsung dengan aktivitas AST dan diukur secara fotometrik.
Reaksi :
               AST
L – aspartate + a - kataloglutarate l – glutamate +  oxaloacetate 
                                                               pH 7,8
                                                            MDH
Oxaloacetate + NAD Malate + NAD
Cara kerja :
  •          Dipipet 1000 ul regent, dimasukkan kedalam tabung reaksi
  •          Ditambahkan 100 ul sampel, diinkubasi selama 1 menit pada temperatur 370 C
  •          Dibaca pada fotometer pada panjang gelombang 340 nm dengan faktor 1746

Nilai Normal : Kadar SGOT dalam serum normal adalah 10 – 45 U/L (370C)

2)    SGPT
Prinsip : Alanine aminotransferase ( ALT ) mengkatalis transiminasi dari L – alanine dan a - kataglutarate membentuk l – glutamate dan pyruvate, pyruvate yang terbentuk di reduksi menjadi laktat oleh enzym laktat dehidrogenase ( LDH ) dan nicotinamide adenine dinucleotide ( NADH ) teroksidasi menjadi NAD. Banyaknya NADH yang teroksidasi hasil penurunan serapan ( absobance ) berbanding langsung dengan aktivitas ALT dan diukur secara fotometrik dengan panjang gelombang 340
Reaksi :
           ALT
L - alanine + a - kataglutarate l – glutamate + pyruvate
                                                          pH 7,4

Pyruvate + NADH   Lactate + NAD
Cara kerja :
  •           Dipipet 1000 ul regent, dimasukkan kedalam tabung reaksi
  •       Ditambahkan 100 ul sampel, diinkubasi selama 1 menit pada temperatur 370 C
  •          Dibaca pada fotometer pada panjang gelombang 340 nm dengan faktor 1746

Pembahasan :  Kadar SGPT dalam serum normal adalah 10 – 36 U/L (370C)

5 comments: