Wednesday, December 7, 2011

Trombosit

Semula banyak pendapat yang rnengemukakan mengenai asal
trombosit. Beberapa pendapat yang pernah dikemukakan bahwa
trombosit berasal dan
1. Plasma darah.
2. Endotel pembuluh darah.
3.Sel darah merah atau intinya.
Sekarang telah ada kesepakatan bahwa megakariosit berasal dan stem sel yang bersifat pluripoten (DepKes RI, 1989 : 81).
Sifat dan trombosit adalah sering berkelompok, di dalam darah
tidak merata, mudah rusak, rnudah terikat pada bagian-bagian fibrin,
dinding gelas, dan cairan-cairan pengencer (DepKes RI, 1989: 155).
Rentang nhlai normal sel trombosit dalam darah manusia berkisar antara 200.000 - 500.000 per UI darah (Gandasoebrata, 1985:37).
a. Megakarioblas
Megakarioblas adalah sel besar berukuran 20-45 urn, inti bulat, oval atau berbentuk seperti ginjal dengan kromatin halus dan terdapat 1-2 anak inti, sitoplasma berwarna biru lebih gelap daripada mieloblas dan kuantitasnya sedikit atau sedang yang biasanya berkumpul mernadat di sekitar inti dan tidak berg ranu Ia.
b. Promegakariosit
Promegakariosit berukuran 20-60 urn, intl berbentuk tidak beraturan yang banyak terdapat lobus yang kecil yang berisi 2-4 lobus dan anak intl tampak Iebih banyak, sitoplasma biasanva telah ada aranula berwa.rna biru kernerah-merahan dan
sitoplasma tidak terlalu biru. Mungkin tampak tonjolan - tonjolan seperti gelembung.
c. Megakariosit muda
Megakariosit muda mi mernpunyai ukuran 30-90 urn, inti sebanding dengan ukuran sel, anak Intl mungkin tampak Iebih memadat atau intl Iebih banyak lobus dengan kromatin Iebih kasar dan tingkat sebelumnya sehingga anak intl tidak tampak. Sitoplasma berlebih dan berwarna biru kemerah-merahan, sangat halus dan granula menyebar dan batasnya tidak beraturan.
d. Megakariosit matang
Megakariosit matang mempunyai ukuran 40 - 120 urn, anak Intl memadat dan Intl banyak lobus sehingga anak intl tidak tampak lagi. Sitoplasma berisi gumpalan kasar dan pengurnpulan granula ke dalam sekumpulan kecil, yang mana sekumpulan tersebut akan keluar menjadi trornbosit.
e. Trombosit
Berukuran 2-4 urn berwarna biru sampal ungu bercahaya,
banyak granula dan berbagi rnenjadi dua bagian yaitu kromomer
yang bergranula dan terletak di tengah dan hialomer yang
 terletak di sekitar kromomer dan tidak bergranula senta
bercahaya biru terang. Trombosit berbentuk bulat, oval seperti
pemukul tenis dan tidak berinti. (Brown, 1993: 78)
4. Produks! trombosit
Trombosit dihasilkan dalam sumsum tulang dengan fragmentasi sitoplasma megakariosit. Perubahan megakariosit dan mega - karioblas timbul dengan proses diferensiasi dan sel asal haemopoietik. Megakariosit matang dengan proses replikasi endomitotik inti secara sinkron yang memperbesar volume sitoplasma saat jumlah inti bertambah dua kali lipat. Pada tingkat bervariasi pada perkembangan, terbanyak pada stadium 8 inti, replikasi inti lebih lanjut dan pertumbuhan sel berhenti, sitoplasma menjadi granular dan selanjutnya trombosit dibebaskan (Gambar 2). Produksi trombosit mengikuti pembentukan mikrovesikulus dalam sitoplasma sel yang bersatu membentuk membran batas pemisah trombosit. Setiap megakriosit menghasilkan sekitar 4000 trombosit. Interval waktu dan diferensiasi sel asal (stern so!) sampai dihasilkan trombosit sekitar 10 han pada manusia. Produk trombosit berada dibawah control zat humoral yang dikenal sebagai trombopoietin (Darmawan,1996:201)
Trombopoietin telah dapat ditentukan ciri – cirinya dan ternyata bahwa zat ini dapat eletroforesis bergerak bersama faraksi albumin
5. Fun gsi Trombosit
Fungsi trombosit secara umum adalah memelihara agar pembuluh darah teta.p utuh secara mikrotrauma yang terjadi sehari han pada endotel, mengawali penyumbatan pembuluh darah dengan membentuk sumbat primer, stabilisasi fibrin (Kresno, 1988 : 99) dan fungsi lain yang masih merupakan hipotesa yaitu sebagal fagosit yang menelan berbagal partikel asing dan sebagai alat transpor dan substansi tertentu (DepKes RI, 1989 : 82).
Dalam melaksanakan fungsi hemostasis, trombosit menunjuk - kan beberapa macam aktivitasnya dalam tingkatan yaitu tahap adhesi trombosit, reaksi pelepasan, agregasi trombosit, aktivitas prokoagulan trombosit, dan fusi trombosit. Faktor pertumbuhan yang ditemukan dalam granula spesifik trombosit merangsang sel otot polos pembuluh darah untuk memperbanyak din dan mempercepat kesembuhan vaskuler setelah luka (Darmawan, 1996 : 23).
6. Kelainan Trombosit
a. Kelainan kuantitas
a.1 . Trombosit = Trombositopeni
Adalah suatu keadaan dimana jumlah trombosit dalam sirkulasi kurang dan normal. Keadaan mi ditemukan apabila produksi trombosit berkurang, destru ksi meningkat,
abnormal pooling dan trombosit. Keadaan-keadaan dimana dijumpai trombopenia ialah Idiopathic Thrombocytopenic Purpura (IT.P), Congenical Immunologic Thrombocytopenia, gangguan-gangguan pada limpa.
a.2. Trombositosis
Adalah suatu keadaan dimana jumlah trombosit dalam sirkulasi lebih dan normal. Keadaan mi dikarenakan oleh kegiatan fisik yang berlebihan, pembenian epinephrin, dan bertambahnya produksi trombosit.
a.3. Trombostemia
Adalah kelainan trombosit dimana agregasi trombosit kurang. Keadaan mi disebabkan oleh berkurangnya ADP dalam trombosit.
Kelainan kualitas
Trombopati adalah keadaan yang merupakan kelainan fungsi dan trombosit, sedangkan dalam hal jumlah tetap normal, misalnya pada penyakit Glanzmanu. (DepKes RI, 1989 :154).

0 comments:

Post a Comment