Friday, November 4, 2011

Macam-macam media untuk perbenihan mikroorganisme


Media adalah suatu substansi yang berisi zat-zat makanan yang diperlukan untuk tumbuhnya kuman.

Fungsi media :
  • Untuk mengisolasi bakteri
  • Pengujian sifat-sifat fisiologi dan biokimia
  • Untuk menyimpan bakteri

Syarat-syarat media yang baik :
  • Mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan
  • Tidak mengandung zat penghambat tumbuhnya kuman
  • Steril dan PH harus sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan kuman  (7,0-7,4)  isotonis

Susunan umum media :

1.    Ekstrat daging, kaya akan protein yang dibutuhkan dalam pertumbuhan Bakteri
2.    Pepton , protein murni yang berasal dari ekstrak tumbuhan
                                      (Bakto Pepton) digunakan sebagai sumber nitrogen dan
                                       sumber energi
3.  Gula-gula, jenis gula yang digunakan adalah dekstrase atau glukosa, laktosa, sakarosa, maltosa  
     dll. Diperlukan sebagai sumber hidrat arang
4.   Agar-agar, digunakan sebagai pengeras media
5.   Garam-garam, umumnya dipakai garam NaCl. Fosfor dan karbonat NaCl berfungsi untuk mengatur tekanan osmotik, sedangkan garam fosfor dan karbonat sebagai bufe  (pengatur PH media)
  1. Zat-zat warna, untuk mencegah pertumbuhan bakteri yang tidak dibutuhkan, contoh : penambahan zat warna malasel green ke dalam media M-TBC untuk mencegah kuma lain tumbuh selain M-TBC
  1. Serum/darah, kebanyakan bakteri patogen memerlukan tambahan makanan berupa serum/darah, misal : Sterptococcus gonococcus, meningococcus tidak akan tumbuh pada media tanpa ada darah/serum.

Jenis media berdasarkan wujudnya dibagi menjadi 3, yaitu :

1.    Liquid media ,       media yang wujudnya cair
    Berfungsi untuk menyuburkan kuman
    Contoh : air pepton, air boulion, blood boulion, nutrient
    broth
2.   Semi solid media, media yang wujudnya setengah padat 
      Berfungsi untuk menanam kuman sementara (media transport)
      Contoh : semi solid agar, Carry and Blair, Thio glycolate, dll

3.   Solid media, media yang wujudnya padat
                                  Berfungsi untuk memisalhan/mengisolir jenis kuman
Contoh : nutrient agar, blood agar, tellurite agar, endo
agar, dll

Penggolongan media berdasarkan kegunaannya terdiri dari :

·         Media Transport ,  yaitu media sementara yang digunakan untuk mengirim sampel dari suatu tempat ke tempat
 lain yang waktunya lebih dari 2 jam
Contoh : Carry dan Blair, Semi solid agar (SSA), Thio Glycolate Agar
    (TGA), Sulfid Indol Motility (SIM)

·         Media Enrichment , media yang digunakan untuk menyuburkan dan memperbanyak kuman

            Media Enrichment dibagimenjadi 2, yaitu :
1)            Universal Enrichment
Berfungsi untuk menyuburkan berbagai jenis kuman, contoh : blood boulion, air pepton, air boulion, BHIF (Brain Heart In Fuction)
2)            Exclusive Enrichment
Berfungsi untuk memperbanyak satu golongan/satu jenis kuman
Contoh :
a)            Selenite broth : untuk menumbuhkan kuman Salmonella dan
Shigella
b)            Alcalis Pepton Water : untuk menumbuhkan kuman Vibrio
cholera
c)            Telluriet cair : untuk menumbuhkan kuman diphteri
d)            Laktase Broth : untuk menumbuhkan kuman Gram negatif batang

·         Media Isolasi , digunakan untuk isolir/memurnikan kuman
Media Isolasi terdiri dari 3macam, yaitu :
1)            Media isolasi Universal
untuk menumbuhkan semua jenis kuman, contoh : Blood Agar, Serum Agar, Tarozzi Agar
2)            Media Isolasi Selektif
Yaitu untuk membedakan kuman golongan I dengan yang
lainnya, contoh : Endo Agar, Mac Conkey, Eosin Methylen
Blue Agar yaitu untuk menumbuhkan kuman golongan
Enterobacteriace kuman (-) batang
                        3)         Media Isolasi Exclusive
Yaitu digunakan untuk mengisolir satu jenis kuman, sedangkan kuman yang lain akan mati.
                                    Contoh =
a)     Thiocyanat Bile Sakarosa Agar ( TCBSA) untuk menumbuhkan kuman Vibrio cholera
b)     Salmonella Shigella Agar (SSA) untuk menumbuhkan kuman Salmonella dan Shigella
c)      Telluriet Agar (TA) untuk menumbuhkan kuman diphteri
d)     Bismuth Sulfit Agar (BSA) untuk menumbuhkan kuman Salmonella

·         Media Pokok
Adalah media/perbenihan yang digunakan sehari-hari di lab.
Contoh : Blood Agar, air pepton, air boulion, nutrien, Blood Boulion dll

  • Media Istimewa
Adalah perbenihan yang mengandung protein, vitamin dan zat-zat lain sehingga kuman cepat berkembang biak
Contoh : BB,BA, Serum Agar, Tarozzi ( media yang mengandung hati, susu, telur )

Cara menanam kuman pada media isolasi
a)    cara pesat/kotak
b)    cara tabur
c)    cara penipisan


Media-media yang sesuai dengan Bakteri yang disangka


No

Jenis Bakteri
Media isolasi
Media Transport
Media Enrichment
1
Escherichia coli
DCLC
Mac Conkey Agar
Eosin Methyleen Blue (EMB)
Endo Agar (EA)
Desoxy Chobite Agar (DCA)
Lactose Broth (LB)
Lactose Broth (LB)
2
Shigella
MCA
SSA
Desoxy Chobite Citrat Agar (DCCA)
EMB
DLL
Carry Blair Media (CBM)
Tidak ada





3
Salmonella
MCA
SSA
DCCA
EMB
DLL
Carry Blair Media (CBM)
Selenitic Broth (SB)
Thertiathionatie Broth (TB)
4
Vibrio cholera
Thiocyanat Bile Sakarosa Agar    ( TCBSA)
Vibrio Agar (VA)
Carry Blair Media (CBM)
Alcalis Pepton Water (APW)
5
Vibrio parahaemolyteus
TCBSA + NaCl 3%
Carry Blair Media (CBM)
Alcalis Pepton Water (APW) + NaCl 3%
Bran Heart Iniusion Broth (BHIB)
6
Streptococcus
Blood Agar Base (BAB)

Bran Heart Iniusion Broth (BHIB)
7
Pneumococcus
Bran Heart Iniusion Agar (BHIA)


8
Meningococcuss
DLL


9
Staphylococcus
Manitol Salt Agar (MSA)
DLL

Choke Meat Medium (CMM) + NaCl 10%
10
Neiseria
GC media
Stuart medium
DSA
11
M. tuberculosis
Lowerstain Jansen Medium (LJM)
DLL
Kudon Medium (KDM)


12
Clostridium
Choke Meat Medium (CMM)


13
Corynebacterium
LBS

LBS
14
Pasteurella
Tryptose Agar (TA)

Tryptose Agar (TA)
15
Fungi
Sabourud Maltosa Agar (SMA)

Sabourud Maltosa Agar (SMA)

0 comments:

Post a Comment