Saturday, January 2, 2016

Tripel fosfat


Tripel fosfat adalah salah satu kristal yang dapat dijumpai pada urin normal. Kristal ini berbentuk prisma empat persegi panjang seperti tutup peti mati (kadang-kadang juga berbentuk seperti daun atau bintang), tripel fosfat tak berwarna dan larut dalam asam cuka encer. Tripel fosfat dapat ditemukan pada semua pH, namun pembentukan kristal ini pada pH netral ke basa. Kristal dapat muncul di urin setelah mengkonsumsi makan tertentu (buah-buahan). Infeksi saluran kemih oleh bakteri penghasil urease (missal : Proteus vulgaris) dapat mendukung pembentukan kristal hingga menjadi urolithiasis (batu ginjal) dengan meningkatkan pH urin dan meningkatkan amonia bebas.

Friday, January 1, 2016

Buku Saku Bakteriologi

Judul : Buku Saku Bakteriologi
Penulis : Dedy Arianda, Amd.AK, S.Si
Penerbit : AM-Publishing
Tahun : 2016
Tebal : 100 halaman
Ukuran : 10x10 cm
Harga : Rp. 30.000,-

Idealnya seseorang yang berkecimpung di dunia laboratorium bakteriologi harus benar-benar menguasai semua hal yang berhubungan dengan bidangnya. Namun cakupan mengenai ilmu tentang laboratorium bakteriologi terlalu luas untuk dikuasai, sehingga perlu rasanya seseorang untuk memiliki catatan kecil sebagai ringkasan ilmu yang minimal harus dikuasai oleh seorang yang berkecimpung di laboratorium bakteriologi, baik sebagai profesional, pengajar, mahasiswa, ataupun siswa. Diharapkan buku yang kecil ini dapat dijadikan sebagai catatan kecil untuk menemani aktivitas kita berupa melakukan pemeriksaan, belajar, ataupun mengajar di laboratorium bakteriologi karena di dalamnya berisi gambar-gambar yang full colour mengenai gambar bakteri, media kultur, hasil pemeriksaan, dll.

Pusat pembelian buku klik di sini >>> ORDER CENTRE


Daftar Isi :
Kata pengantar....................................... 2
Pendahuluan.........................................  3
Daftar Isi..............................................  4
Bakteriologi........................................... 6
Tentang Bakteri...................................... 7
Struktur Sel Bakteri.................................. 8
Bentuk Bakteri....................................... 11
Pemeriksaan Bakteri................................ 15
Pewarnaan Bakteri.................................. 16
Media Bakteri........................................ 33
Cara Pembuatan Media Agar Cawan.............. 34
Cara Pembuatan Media Gula-gula................. 35
Media Enrichment................................... 36
Media Universal...................................... 41
Media Selektif........................................ 45
Media Differensial................................... 51
Media Penunjang.................................... 58
Media Khusus......................................... 68
Pertumbuhan pada Agar Miring.................... 72
Pertumbuhan pada Agar Tegak.................... 73


Ciri koloni berdasar kebutuhan O2................ 74
Pertumbuhan pada Media Cair..................... 75
Cara Menanam Bakteri di Media TSIA............. 76
Identifikasi Jenis Bakteri............................77
Identifikasi Streptococcus.......................... 77
Identifikasi Staphylococcus.........................79
Identifikasi Escherichia coli........................ 81
Identifikasi Klebsiella pneumonia................. 85
Identifikasi Salmonella tiphy...................... 88
Identifikasi Pseudomonas aeroginosa............. 91
Identifikasi Vibrio.................................... 94
Identifikasi Proteus.................................. 97
Referensi.............................................. 100



 Pusat pembelian buku klik di sini >>> ORDER CENTRE

Perhatian Penting :
  1. Pemesanan harus menggunakan format yang benar, wajib menyertakan kode pos.
  2. Menulis alamat selengkap mungkin agar paket pengiriman lebih cepat sampai tujuan
  3. Pembayaran dilakukan setelah mendapatkan balasan pemesanan sesuai format 

Pemesanan dilakukan dengan cara :
Pertama kirim pesan dengan format : BSB#JUMLAH#NAMA#ALAMAT#KODEPOS#TELP kirim ke : 085697529868 (SMS/WA) atau pin BB (5FB58B32)

harga 1 buku = Rp 30.000 (Belum termasuk Ongkos Kirim, dapat dikirim ke seluruh wilayah Indonesia melalui POS/ JNE)

Cara Pembayaran
Pembayaran dilakukan setelah mendapatkan balasan pemesanan sesuai format di atas. Pembayaran dapat dilakukan melalui rekening berikut:
BANK BRI : A.N. Dedy Arianda = 7313-01-003219-53-9
atau
BANK MANDIRI : A.N. Dedy Arianda = 900-00-0778569-5
atau
BANK BTN : A.N. Dedy Arianda 00535-01-61-000274-8 

Setelah melakukan pembayaran melalui No. Rekening di atas, kami mohon Anda segera melakukan konfirmasi dengan menyertakan NOMINAL dan TUJUAN BANK TRANSFER (BRI/MANDIRI/BTN) kepada kami melalui no: 085697529868 (SMS/WA) atau pin BB (5FB58B32) agar pengiriman barang dapat lebih cepat lagi kami lakukan. Setelah konfirmasi dari Anda kami terima, Insya Allah kami langsung mengirimkan buku pesanan Anda.
Terimakasih.

Thursday, December 24, 2015

Cairan Tubuh

ilustrasi : www.tipshacker.com
Cairan tubuh memiliki komposisi yang sangat beragam, namun masing-masing cairan tubuh menghasilkan elemen-elemen yang khusus. Cairan tubuh sangat ditentukan oleh air dan elektrolit dalam mengatur berbagai komposisi cairan dan sirkulasi di dalam tubuh. Air dan elektrolit memiliki peran yang krusial di berbagai proses metabolisme. Air masuk kedalam tubuh melalui minuman dan atau makanan dan bisa juga melalui proses metabolisme seluler. Sebagai contoh, air dari oksidasi bisa menghasilkan sekitar 300 mL air per hari. 

Persentase total cairan tubuh berbeda-beda, sesuai dengan kondisi tubuh seseorang dan dipengaruhi oleh umur, kondisi lemak tubuh, jenis kelamin, dll. Perbedaan persentase cairan tubuh berdasarkan umur :
  1. Bayi (baru lahir) = 75%
  2. Dewasa 
    • Pria (20-40 tahun) = 60 %
    • Wanita (20-40 tahun) = 50 %
  3. Usia Lanjut = 45-50%
Cairan tubuh dibagi menjadi :
1. Cairan intraseluler (di dalam sel) sekitar 65%
2. Cairan ekstraseluler (di luar sel), sekitar 35%

Cairan ekstraseluler dapat dibagi lagi menjadi :
1) Cairan interstitial (di antara jaringan), sekitar 25%
2) Cairan transelular (cairan sekresi khusus di dalam berbagai rongga tubuh seperti cairan serebrospinal, cairan intraokuler, sekresi saluran cerna, membran serosa, cairan lambung, kandung kemih, dsb), sekitar 1-2%
3) Cairan intravaskuler (plasma), sekitar 5-8%

Cairan biasanya bergerak di dalam tubuh karena berbagai kondisi tertentu dan kondisi tubuh. Komposisi elektrolit dan enzim pada cairan intraseluler berbeda dengan cairan ekstraseluler, sehingga memahami perbedaan ini dapat membantu dalam memahami proses penyakit. Misalnya, kadar kalium lebih tinggi di dalam sel daripada di luar sel dan kadar natrium juga berbeda antara cairan intraseluler dan cairan ekstraseluler, namun pada kondisi tertentu karena dipengaruhi oleh batas membran dan jaringan, maka konsentrasinya dapat berubah. Dengan melakukan pemeriksaan kimia dan pemeriksaan elemen seluler, dapat membantu mendiagnosis dan memantau kondisi pasien. Secara umum, pemeriksaan cairan tubuh bermanfaat untuk menilai peradangan, infeksi, keganasan, dan perdarahan.

Sunday, December 13, 2015

Kimia Klinik seri 1



Judul : Kimia Klinik seri 1
Penulis : Dedy Arianda, Amd.AK, S.Si
Penerbit : AM-Publishing
Tahun : Rabi’ul Awwal 1436 H/ Desember 2015
Tebal : 119 halaman
Ukuran : 14x20 cm
Harga : Rp. 40.000,-

ATLM/Analis Kesehatan kekurangan referensi dan buku-buku tentang Laboratorium Medik, nah Tim kita sekarang lagi berjuang untuk menulis sebanyak-banyaknya buku-buku yang update dan modern tentangTeknologi Laboratorium Medik - TLM. Dan alhamdulillah sekarang baru selesai buku Kimia Klinik seri 1, yang sebelumnya juga kita sudah menjual Buku Saku Analis Kesehatan. Jadi, di buku baru ini lebih enak dilihat dan dipelajari. Yuk order buku yang baru banget dirilis ini :)

Daftar Isi :

Kata Pengantar 4
Daftar Isi 5
Pendahuluan 6
SISTEM URINARIA 8
Letak Ginjal 10
Struktur dan Bagian-bagian Ginjal 11
Sirkulasi Darah Di Ginjal 15
Persyarafan Ginjal 18
Mekanisme Pembentukan Urin 18
PEMERIKSAAN URINALISA 22
Hal-hal yang perlu diperhatikan pada pemeriksaan urin. 23
Tujuan Pemeriksaan Urin. 24
Jenis sampel urin. 25
Wadah Spesimen. 27
Prosedur Pengumpulan. 27
Pengawet Urin. 34
Pemeriksaan Makroskopis Urin. 36
Pemeriksaan Mikroskopis Urin. 47
Pemeriksaan Kimia Urin. 75
Pemeriksaan Carik Celup. 100
Pemeriksaan Kultur Urin. 106
Pemeriksaan GFR. 108
Pemeriksaan Fungsi Tubulus 114
Daftar Pustaka. 118
Sumber Gambar 119 


Contoh Isi buku :








Pusat pembelian buku klik di sini >>> ORDER CENTRE

Perhatian Penting :

  1. Pemesanan harus menggunakan format yang benar, wajib menyertakan kode pos. 
  2. Menulis alamat selengkap mungkin agar paket pengiriman lebih cepat sampai tujuan 
  3. Pembayaran dilakukan setelah mendapatkan balasan pemesanan sesuai format 
Pemesanan dilakukan dengan cara :
Pertama kirim pesan dengan format : BKK#JUMLAH#NAMA#ALAMAT#KODEPOS#TELP kirim ke : 085697529868 (SMS/WA) atau pin BB (5FB58B32)

harga 1 buku = Rp 40.000 (Belum termasuk Ongkos Kirim, dapat dikirim ke seluruh wilayah Indonesia melalui POS/ JNE)

Cara Pembayaran :
Pembayaran dilakukan setelah mendapatkan balasan pemesanan sesuai format di atas. Pembayaran dapat dilakukan melalui rekening berikut:

BANK BRI : A.N. Dedy Arianda = 7313-01-003219-53-9
atau
BANK MANDIRI : A.N. Dedy Arianda = 900-00-0778569-5
atau
BANK BTN : A.N. Dedy Arianda 00535-01-61-000274-8

Setelah melakukan pembayaran melalui No. Rekening di atas, kami mohon Anda segera melakukan konfirmasi dengan menyertakan NOMINAL dan TUJUAN BANK TRANSFER (BRI/MANDIRI/BTN) kepada kami melalui no: 085697529868 (SMS/WA) atau pin BB (5FB58B32) agar pengiriman barang dapat lebih cepat lagi kami lakukan. Setelah konfirmasi dari Anda kami terima, Insya Allah kami langsung mengirimkan buku pesanan Anda.
Terimakasih.



Spesimen pediatrik

Spesimen pediatrik  adalah sampel urin yang diambil dari anak-anak dengan wadah khusus dikarenakan pengambilan  urin pada anak-anak terkadang agak sulit. Pengambilan spesimen pediatrik dibutuhkan peralatan yang lembut, kantong plastik dengan perekat kulit  yang hypoallergenic untuk melekat pada daerah genital dari  anak laki-laki maupun perempuan pada saat mengumpulkan spesimen rutin. Prosedur pembersihan dan tempat penampung spesimen harus steril dan tidak menyentuh bagian dalam tempat penampungan ketika memasangnya. Untuk pengujian kuantitatif, tempat penampungan sampel yang tersedia harus memudahkan tabung lain  terpasang dan dapat dipindahkan ke wadah yang lebih besar. Persyaratan dari alat penampung spesimen pediatrik adalah :
ü Alat penampung harus tertutup rapat pada saat penampungan urin, dengan bentuk cocok disesuaikan dengan anatomi anak
ü Alat penampung didesain untuk memudahkan proses pengambilan urin pada pasien anak kecil atau pasien yang memerlukan perlakuan yang sama.
ü Permukaan perekat menahan dengan aman, mudah dilepas dan dilipat sehingga aman ketika jatuh dan dikirim ke laboratorium.
ü Desain yang cocok untuk bayi perempuan dan laki-laki.
ü Diproses dari bahan medis dengan perekat rendah alergi yang tidak menyebabkan iritasi pada kulit halus dari bayi
ü Steril,  tidak toksik dan bebas penyakit.
Prosedur pengambilan spesimen pediatrik :
1)  Untuk bayi dan anak kecil, penampung urin khusus dilekatkan ke kulit sekeliling area uretal.
2) Ketika penampungan selesai, urin dituang ke dalam gelas penampung atau dipindahkan langsung kedalam tabung sementara dengan selang perantara. Urin yang diperoleh dari popok tidak direkomendasikan untuk pemeriksaan karena kontaminasi dari bahan popok yang dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan. 

Friday, August 14, 2015

Buku Saku Analis Kesehatan/ TLM revisi ke-5


Judul Buku Saku Analis Kesehatan revisi ke-5
Penulis Dedy Arianda, Amd.AK, S.Si
Penerbit Analis Muslim Publisher
Tahun
 Ramadhan 1436 H / Juni 2015
Tebal
 : 100 halaman
Ukuran : 10x10 cm

Analis Kesehatan yang saat ini sudah berganti nama menjadi Teknologi Laboratorium Medik (TLM) adalah profesi di bidang medis atau kesehatan yang fokus dalam pelayanan pemeriksaan laboratorium. Saat ini popularitas profesi ini sedang naik daun, disebabkan oleh kesadaran masyarakat akan kesehatan semakin membaik, ini terbukti dari meningkatnya permintaan masyarakat untuk melakukan pemeriksaan laboratorium rutin dan  meningkatnya permintaan medical check up untuk pemeriksaan laboratorium.
Saat ini juga telah banyak dibuka sekolah-sekolah Analis Kesehatan/ TLM baru dan fakultas-fakultas yang mempelajari ilmu Laboratorium Medik. Sehingga dengan adanya buku yang praktis dan mudah untuk dipahami akan sangat membantu untuk mempelajari berbagai macam pemeriksaan laboratorium.
Kendala yang sering terjadi saat ini adalah banyaknya para analis yang sudah lama bekerja terkadang lupa dengan materi-materi dasar tentang ilmu dasar Laboratorium Klinik/ Laboratorium Medik akibat penggunaan teknologi yang serba otomatis.
Sehingga dengan adanya buku ini, diharapkan dapat membantu untuk merefresh kembali imu lama yang pernah dipelajari. Hingga saat ini BSAK atau Buku Saku Analis Kesehatan telah tersebar ke seluruh wilayah indonesia.
Di dalam buku ini akan ditemui begitu banyak materi-materi ilmu Laboratoium Klinik/ Medik yang begitu sangat familiar dan sangat penting namun sering dilupakan, karena itu dengan buku ini diharapkan dapat sangat membantu masalah kendala tersebut.
Apalagi BSAK didesain dengan ukuran saku sehingga sangat praktis untuk dikantongi dan dapat dibaca dimanapun saja. Buku ini didominasi oleh gambar-gambar yang berwarna (full colour) baik itu gambar penjelas materi, gambar mikroorganisme, hasil reaksi pemeriksaan, dsb.
Ditambah lagi hausnya para Analis Kesehatan/ TLM di indonesia akan kebutuhan buku-buku mengenai Laboratorium Klinik yang asli buatan seorang Analis Kesehatan/ TLM (bukan dokter patologi klinik) dan buku tulisan orang indonesia (bukan buku terjemahan) sehingga cocok dengan kurikulum yang ada di indoensia.
Buku ini dapat digunakan untuk mahasiswa Analis Kesehatan/ TLM karena memang materi dari buku ini disari dari ilmu perkuliahan. Namun di lapangan buku ini juga sangat pas untuk SMK Analis Kesehatan, karena selain berisi materi yang telah dipelajari juga berisi materi yang merupakan pengembangan dari ilmu analis SMK.
Berdasarkan pengalaman di lapangan buku ini banyak digunakan pada :
1. Panduan praktek-praktek di laboraotium baik bekerja maupun pendidikan
2. Pegangan untuk Praktek Kerja Lapangan (PKL) baik di Laboratorium Klinik maupun di Rumah Sakit
3. Berisi materi UAP (Ujian Akhir Program)
4. Bermanfaat untuk Uji Kompetensi (UKOM) Analis Kesehatan
5. Dan masih banyak lagi
Pada buku revisi ke-5 ini yang berbeda dari buku sebelumnya adalah penamabahan gambar-gambar berwarna agar lebih mempermudah penjelasan materi
Mengapa sekarang dinamakan "revisi"? Karena ternyata orang indonesia belum banyak kesadaran dalam membaca buku. Sehingga ketika terbit revisike-2 dari buku ini, banyak yang mengira buku ini adalah lanjutan dari buku pertama. Sehingga masih banyak yang menanyakan dan ingin membeli buku pertama juga. Padahal maksud revisiadalah buku yang  sama namun direvisi isinya sehingga terdapat materi baru atau editing materi buku.  Adapun daftar isi dan beberapa contoh isi buku pada revisi ketiga dapat dilihat di bawah ini : 

Pusat pembelian buku klik di sini >>> ORDER CENTRE










 Pusat pembelian buku klik di sini >>> ORDER CENTRE

Perhatian Penting :
  1. Pemesanan harus menggunakan format yang benar, wajib menyertakan kode pos.
  2. Menulis alamat selengkap mungkin agar paket pengiriman lebih cepat sampai tujuan
  3. Pembayaran dilakukan setelah mendapatkan balasan pemesanan sesuai format 

Pemesanan dilakukan dengan cara :
Pertama kirim pesan dengan format : BSAK#JUMLAH#NAMA#ALAMAT#KODEPOS#TELP kirim ke : 085697529868 (SMS/WA) atau pin BB (5FB58B32)

harga 1 buku = Rp 30.000 (Belum termasuk Ongkos Kirim, dapat dikirim ke seluruh wilayah Indonesia melalui POS/ JNE)

Cara Pembayaran
Pembayaran dilakukan setelah mendapatkan balasan pemesanan sesuai format di atas. Pembayaran dapat dilakukan melalui rekening berikut:
BANK BRI : A.N. Dedy Arianda = 7313-01-003219-53-9
atau
BANK MANDIRI : A.N. Dedy Arianda = 900-00-0778569-5
atau
BANK BTN : A.N. Dedy Arianda 00535-01-61-000274-8 

Setelah melakukan pembayaran melalui No. Rekening di atas, kami mohon Anda segera melakukan konfirmasi dengan menyertakan NOMINAL dan TUJUAN BANK TRANSFER (BRI/MANDIRI/BTN) kepada kami melalui no: 085697529868 (SMS/WA) atau pin BB (5FB58B32) agar pengiriman barang dapat lebih cepat lagi kami lakukan. Setelah konfirmasi dari Anda kami terima, Insya Allah kami langsung mengirimkan buku pesanan Anda.
Terimakasih.

Saturday, June 6, 2015

Smartphone mikroskop melihat pergerakan parasit di dalam setetes darah


Para peneliti telah mengembangkan smartphone baru yang dapat digunakan sebagai mikroskop untuk mendeteksi dan menghitung infeksi cacing, cukup dengan setetes darah dan ditunjukkan dengan video. Para tim peneliti berharap teknologi baru ini bisa digunakan sebagai solusi dari perlawanan penyakit tropik yang sulit ditangani.
Hasil dari pilot study dipublikasikan dalam Science Translational Medicine menyatakan bahwa video yang dihasilkan oleh smartphone mikroskop tersebut dapat membantu paramedis dalam mendiagnosa penyakit di lapangan.
“Kami sebelumnya telah menunjukkan bahwa handphone bisa digunakan untuk mikroskop, tapi ini adalah pertama kalinya sebuah perangkat yang mengkombinasikan imaging technology dengan hardware dan software yang secara otomatis untuk menjadi solusi diagnostik yang sangat lengkap”, ujar Daniel Fletcher, ketua asosiasi dan professor dari Bioengineering Universitas Kalifornia, Berkeley.
Kelebihan smartphone mikroskop dibandingkan marker molekuler atau pewarnaan flourensen adalah hasil yang didapatkan berupa penampakan gerakan parasit dan dapat dilihat secara langsung yang mana akurasinya sama dengan metode skrining konvensional.
Tim peneliti terdiri dari engineer dari Universitas Kalifornia Berkeley dan peneliti lain perwakilan NIAID (National Institute of Allergy and Infectious Diseases) dari Universitas Montpellier Prancis dan peneliti dari pusat penelitian di Yaoundé, Kamerun.
Di Kamerun, pejabat-pejabat kesehatan mereka telah berjuang untuk penanganan 2 parasit cacing yang menyebabkan penyakit river blindness (onkosersis) dan filariasis limfatik, yang ditularkan oleh lalat hitam dan nyamuk secara terus menerus.
River blindness adalah infeksi nomer 2 di dunia yang menyebabkan kebutaan. Filariasis limfatik menyebabkan elephantiasis, yang gejala khasnya yaitu bengkak yang sangat sakit, yang mana merupakan penyebab disabilitas nomor 2 di dunia. Kedua penyakit bisa diterapi secara sukses dengan obat antiparasit IVM (Ivermectin).
Namun sayangnya, proses dari pengobatan dengan IVM memiliki kesulitan dengan adanya parasit lain yaitu  Loa loa yang menyebabkan loiasis, infeksi Loa loa menyebabkan penyakit kulit dan mata yang juga merupakan parasit cacing mata afrika. Jika pasien dengan infeksi Loa loa yang tinggi di dalam darah diterapi dengan IVM dapat berkembang menjadi kerusakan otak dan kelainan neurologik lainnya.
Namun pemeriksaan hitung jumlah Loa loa pada pasien menghabiskan waktu yang banyak dan tidak praktis, karena mengharuskan paramedik menghitung cacing di dalam hapusan darah secara manual menggunakan mikroskop. Ini adalah kesulitan-kesulitan yang menyebabkan hambatan dalam promosi kesehatan masyarakat penggunakan IVM secara luas.
Mikroskop baru yang dinamakan CellScope Loa adalah terobosan baru yang mengatasi kesulitan tersebut. Untuk menciptakan alat tersebut, para peneliti mengkombinasikan smartphone dengan 3D printed plastic berdasarkan penggunakan sampel darah.
Aplikasi khusus didesain oleh peneliti sebagai kontrol dan secara otomatis menghindari human error. Sampel darah diletakkan di depan kamera, dan algoritma menganalisa gerakan caicing yang terdapat di sampel darah, kemudian menghitung jumlah cacing yang dimunculkan di layar handphone.
Waktu yang diperlukan mulai dari sampel diperiksa dengan alat hingga hasil keluar adalah sekitar 2 menit dan ditambah waktu dari penusukan jari pasien dan memasukkan darah ke dalam kapiler alat. Secara keseluruhan, CellScope Loa memberikan hasil yang cepat dan dapat memberi informasi kepada paramedik di lapangan agar diketahui apakah penggunaan IVM aman untuk pasien.
“Adanya pemeriksaan sebelum pengobatan adalah kemajuan besar dalam kontrol penyakit yang sangat melemahkan ini” ujar Vincent Resh, seorang Ekologist Akuatik dan Professor di Universitas Kalifornia, Berkeley. “Peneliti telah menghasilkan sebuah handphone dengan aplikasi yang jenius, praktis, dan sangat bermanfaat”
Para peniliti telah menvalidasi performa dan pemanfaatan alat ini dengan mencoba pada 33 pasien yang berpotensi terinfeksi Loa loa. Hasil dari smartphone mikroskop  berkorelasi dengan hasil yang diperoleh oleh metode hapusan darah tipis.
Berdasarkan hasil ini, para peneliti berencana untuk mencoba alat ini lebih lanjut, dengan mengembangkan penelitian pada sekitar 40.000 orang di Kamerun.

Sumber :  Medical News Today (Diterjemahkan oleh Dedy Arianda)